fbpx

Cara Membuat Akun Email di cPanel, Lengkap Dengan Gambar!

Cara Membuat Akun Email di cPanel

Cara membuat akun email di cPanel sangatlah mudah. Langsung saja ke langkah membuat akun email hosting melalui cPanel.

Yang diperlukan :

  • Akses login akun cPanel

Berikut langkah untuk membuat akun email di cPanel :

  1. Login dengan akun cPanel kalian,
  2. Klik pada menu Email Accounts atau bisa kalian ketikan di kolom pencarian Email Accounts. Seperti pada gambar dibawah ini,

Cara Membuat Akun Email di cPanel, Lengkap Dengan Gambar! - email akun

  1. Setelah masuk ke Email Accounts, silahkan klik pada tombol +create di sebelah kanan, seperti pada gambar dibawah ini,

Cara Membuat Akun Email di cPanel, Lengkap Dengan Gambar! - membuat email akun

  1. Masukkan detail untuk alamat email yang kalian buat.Untuk penjelasan seperti pada gambar dibawah ini,

Cara Membuat Akun Email di cPanel

  1. Setelah disimpan, akun email kalian telah berhasil ditambahkan, tampilan akan seperti gambar dibawah ini,

Cara Membuat Akun Email di cPanel, Lengkap Dengan Gambar! - hasil

  1. Klik pada Check Email lihat gambar diatas, setelah itu pilih roundcube. tampilan seperti gambar dibawah ini,

Cara Membuat Akun Email di cPanel, Lengkap Dengan Gambar! - roundcube

  1. Setelah itu, kalian langsung dibawa ke webmail Round Cube dengan tampilan seperti gambar dibawah ini.

Cara Membuat Akun Email di cPanel, Lengkap Dengan Gambar! - tampilan roundcube

Artikel sebelumnya : Cara Install Cloudflare di CPanel Buat Penyedia Hosting

Cara Install Cloudflare di CPanel Buat Penyedia Hosting

Buat Anda yang memulai atau sudah berkecimpung di dunia bisnis penyedia hosting, tidaklah asing dengan fitur-fitur penunjang website di CPanel seperti Cloudflare. Cloudflare salah satu penyedia CDN terbaik dan juga gratis yang ada dan siap untuk diintegrasikan ke CPanel. Bagaimana caranya? langsung lihat saja di tutorial berikut ini:

  1. Pastikan memiliki akun partner di Cloudflare, jika belum punya akun partner cloudflare, silahkan daftar terlebih dahulu di https://www.cloudflare.com/partners/
  2. Selanjutnya Login ke Panel Cloudflare Partner di https://partners.cloudflare.com/login
  3. Pada halaman dashboard, muncul beberapa tab diatas. Pilih tab API untuk mengetahui HOST_API_KEY Anda.  Cara Install Cloudflare di CPanel Buat Penyedia Hosting - Screen Shot 2019 11 01 at 17.48.33
  4. Langkah berikutnya, gunakan root user untuk masuk ke SSH Server CPanel Anda.
  5. Setelah masuk sebagai root user, copas code berikut: bash <(curl -s https://raw.githubusercontent.com/cloudflare/CloudFlare-CPanel/master/cloudflare.install.sh) -k HOST_API_KEY -n ‘PERUSAHAAN_HOSTING_ANDA
  6. Rubah HOST_API_KEY dengan API Key yang telah Anda copy pada langkah ketiga tadi. dan rubah PERUSAHAAN_HOSTING_ANDA dengan Nama bisnis Anda.
  7. Jalankan command tersebut, dan tunggu hingga proses selesai seperti ini. Cara Install Cloudflare di CPanel Buat Penyedia Hosting - Screen Shot 2019 11 01 at 17.58.21
  8. Selamat!! Anda berhasil menginstall Cloudflare di CPanel, selanjutnya bisa dilihat pada akun cPanel klien Anda.

Dokumen panduan resmi dari Cloudflare dapat anda unduh juga di https://www.cloudflare.com/static/media/pdf/cloudflare-cpanel-installation-activation-guide.pdf

Semoga bermanfaat, Terima kasih.

 

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel

CSF atau Config Server Firewall adalah firewall yang diperuntukkan bagi server Linux.Tool keamanan ini akan melindungi server Anda dari serangan seperti brute force dan meningkatkan keamanan server secara menyeluruh.

Aplikasi ini bekerja sebagai plugin WHM dan Anda bisa menadapatkannya secara gratis. Untuk menginstall dan mengkonfigurasikan CSF, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

Cara Installasi CSF Firewall

1.Login as root ke server Anda melalui SSHCara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - install csf

2.Jalankan perintah di bawah ini untuk mendapatkan CSF dengan perintah wget

cd /usr/local/src/
wget https://download.configserver.com/csf.tgz
 Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - config csf

3.Kemudian ekstrak archive yang telah di download dan jalankan instalasi

tar xfz csf.tgz
cd csf
sh install.sh

4.setelah installasi selesai, lalu lanjutkan perintah ini

cd ..
rm -Rfv csf/ csf.tgz

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - config csf 1

Cara Konfigurasi CSF Firewall

Setelah berhasil menginstal CSF Firewall, kini saatnya Anda mengkonfigurasikannya ke dalam WHM.

1. Login ke WHM Anda, kemudian pilih menu Plugins > ConfigServer Security Firewall

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf

2.Scroll ke bawah hingga Anda menemukan bagian csf – ConfigServer Firewall.

3. Klik pada bagian Firewall Configuration untuk mulai mengkonfigurasikannya.

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf1

4.Cek pada menu IPv4 Port Settings. Jika Anda sudah mengubah port SSH, tambahkan port baru Anda ke setting ini.

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf2

5. Untuk mengaktifkan syslog monitoring, set SYSLOG_CHECK ke angka 1800

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf3

6. Untuk mendeteksi proses yang meragukan, set PT_DELETED dan PT_ALL_USER ke mode ON

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf4

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf5

7. Selanjutnya, setting proteksi spam dan aktivitas email Anda pada bagian SMTP Settings.

  • Set SMTP_BLOCK menjadi ON

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf5

  • set LF_SCRIPT_LIMIT ke angka 250 untuk mengirimkan 250 mail per jam

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf7

  • Set LF_SCRIPT_ALERT ke mode ON untuk mengirimkan notifikasi pada admin jika konfigurasi di atas telah melebihi kapasitas

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf8

8. Kini konfigurasi CSF Firewall Anda sudah selesai. Untuk menyimpannya, scroll ke bagian paling bawah dari halaman tersebut dan klik button Change

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf9

9. Konfigurasi Anda telah disimpan. Saat ini, Anda harus merestart csf dan lfd Anda.

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - csf10

MenonAktifkan Mode TESTING

Hal ini bertujuan agar semua rule firewall yang sudah dikonfigurasikan di atas bekerja. Karena, semua rules tidak akan bisa bekerja jika mode testing ini belum dinon-aktifkan.

1. Kembali ke halaman awal ConfigServer Security Firewall. Di halaman tersebut, Anda akan mendapati notifikasi seperti di bawah ini:

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - n csf

2. Jika Anda sudah memastikan bahwa konfigurasi di atas sudah benar, maka saatnya Anda menghapus TESTING MODE tersebut.

3. Kembali ke csf – ConfigServer Firewall dan klik pada bagian Firewall Configuration

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - n csf1

4. Pada bagian Initial Settings, set TESTING ke mode OFF

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - n csf2

5. Untuk menyimpan konfigurasi ini, scroll ke bagian paling bawah dari halaman tersebut dan klik button Change

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - n csf3

6. Lakukan restart kembali.

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - n csf4

Mengecek Aktivitas Firewall

  • Kembali ke halaman awal ConfigServer Security Firewall kemudian pilih menu Watch system Logs

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - a csf

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - a csf1

Cara Install & Konfigurasi CSF Pada cPanel - a csf2

  • Atau, Anda juga dapat mengecek aktivitas firewall melalui SSH dengan menjalankan perintah berikut:
/var/log/lfd.log

Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat

source: niagahooster

 

 

Mengganti Owner dan Group File Dengan Putty

Mengganti owner dan group file, terkadang ada kendala pada saat mengupdate atau menambah sesuatu di dalam website kita. Hal ini dikarenakan yang mengupdate bukanlah si pemilik (owner) filenya.

Coba saja masuk server dengan FileZilla, lalu lihat isi folder website kamu, di sebelah kanan akan ada nama si pemilik (owner) file tersebut.

Kemudian lihatlah di sekitar file/folder tersebut, apakah ada nama owner yang lain. Kalau ada cobalah untuk mengganti owner website kamu dengan nama tersebut.

Baca juga: Cara Optimasi Kecepatan WordPress SEO Friendly

PENTING! Anda harus berhati-hati dengan opsi ini karena bila salah menggunakannya justru Anda malah mengganti permission/owners dari semua file di dalam sistem Anda. Efeknya akan menimbulkan kesalahan fatal dan Anda akan semakin repot untuk mengembalikan ke kondisi normal.

Ikuti langkah dibawah ini:

1. login ke server dengan putty
2. masuk ke direktori yang akan diganti ownernya
3. ketikkan “ls -l”, akan terlihat nama ownernya
4. ketikkan “chown namaowner:namagroup file/folder” untuk hanya mengganti satu file saja
5. ketikkan “chown namaowner:namagroup folder -R” untuk mengganti satu folder beserta subfolder dan file nya
6. ketikkan “ls -l”, untuk lihat apakah sudah berubah dengan benar
7. silahkan cek kembali website kamu. Semoga berhasil!

Source: penjurumedia.co.id

Cara Membuat Auto Logout User di WordPress

Oke disini Kita akan membahas cara membuat auto logout user di wordpress, maksudnya ialah jadi ketika si user tersebut stay di wordpress atau di website maka akan habis waktu sesi login nya.

Jika kalian mempunyaki akun i-banking atau yang sejenis nya maka disana sering ditemukan kejadian seperti itu karena meminimaliri dari kegiatan orang yang usil atau hacker. Oke langsung saja penjelasannya dibawah ini.

Langkah-1: ini sangat mudah digunakan otomatis log out untuk wordpress user login idle. Silahkan kalian Copy script dibawah ini dan simpan di dalam file function.php theme kalian.

class WP_Idle_Logout {
/**
* Name space
*/
const ID = 'wp_idle_logout_';
/**
* Default idle time
*/
const default_idle_time = 3600;
/**
* Default idle message
*/
const default_idle_message = 'You have been logged out due to inactivity.';
/**
* Add actions and filters
*
*/
public function __construct() {;
add_action( 'init', array(&$this, 'check_for_inactivity') );
add_action( 'clear_auth_cookie', array(&$this, 'clear_activity_meta') );
add_filter( 'login_message', array(&$this, 'idle_message') );
add_action( 'admin_menu', array(&$this, 'options_menu') );
add_action( 'admin_init', array(&$this, 'initialize_options') );
}
/**
* Retreives the maximum allowed idle time setting
*
* Checks if idle time is set in plugin options
* If not, uses the default time
* Returns $time in seconds, as integer
*
*/
private function get_idle_time_setting() {
$time = get_option(self::ID . '_idle_time');
if ( empty($time) || !is_numeric($time) ) {
$time = self::default_idle_time;
}
return (int) $time;
}
/**
* Retreives the idle messsage
*
* Checks if idle message is set in plugin options
* If not, uses the default message
* Returns $message
*
*/
private function get_idle_message_setting() {
$message = nl2br( get_option(self::ID . '_idle_message') );
if ( empty($message) ) {
$message = self::default_idle_message;
}
return $message;
}
/**
* Checks for User Idleness
*
* Tests if the user is logged in on 'init'.
* If true, checks if the 'last_active_time' meta is set.
* If it isn't, the meta is created for the current time.
* If it is, the timestamp is checked against the inactivity period.
*
*/
public function check_for_inactivity() {
if ( is_user_logged_in() ) {
$user_id = get_current_user_id();
$time = get_user_meta( $user_id, self::ID . '_last_active_time', true );
if ( is_numeric($time) ) {
if ( (int) $time + $this->get_idle_time_setting() < time() ) {
wp_redirect( wp_login_url() . '?idle=1' );
wp_logout();
$this->clear_activity_meta( $user_id );
exit;
} else {
update_user_meta( $user_id, self::ID . '_last_active_time', time() );
}
} else {
delete_user_meta( $user_id, self::ID . '_last_active_time' );
update_user_meta( $user_id, self::ID . '_last_active_time', time() );
}
}
}
/**
* Delete Inactivity Meta
*
* Deletes the 'last_active_time' meta when called.
* Used on normal logout and on idleness logout.
*
*/
public function clear_activity_meta( $user_id = false ) {
if ( !$user_id ) {
$user_id = get_current_user_id();
}
delete_user_meta( $user_id, self::ID . '_last_active_time' );
}
/**
* Show Notification on Logout
*
* Overwrites the default WP login message, when 'idle' query string is present
*
*/
public function idle_message( $message ) {
if ( !empty( $_GET['idle'] ) ) {
return $message . '<p class="message">' . $this->get_idle_message_setting() . '</p>';
} else {
return $message;
}
}
/**
* Admin options
* Add menu
*
*/
public function options_menu() {
add_options_page(
'WP Idle Logout Options',
'Idle Logout',
'manage_options',
self::ID . '_options',
array(&$this, 'options_page')
);
}
/**
* Admin options
* Add page to Settings area
*
*/
public function options_page() {
echo'<div class="wrap"> ';
echo'<h2>WP Idle Logout Options</h2>';
echo'<form method="post" action="options.php">';
settings_fields( self::ID . '_options' );
do_settings_sections( self::ID . '_options' );
submit_button();
echo'</form>';
echo'</div>';
}
/**
* Admin options
* Add options to plugin options page
*
*/
public function initialize_options() {
add_settings_section(
self::ID . '_options_section',
null,
null,
self::ID . '_options'
);
add_option( self::ID . '_idle_time' );
add_settings_field(
self::ID . '_idle_time',
'Idle Time',
array(&$this, 'render_idle_time_option'),
self::ID . '_options',
self::ID . '_options_section'
);
register_setting(
self::ID . '_options',
self::ID . '_idle_time',
'absint'
);
add_option( self::ID . '_idle_message' );
add_settings_field(
self::ID . '_idle_message',
'Idle Message',
array(&$this, 'render_idle_message_option'),
self::ID . '_options',
self::ID . '_options_section'
);
register_setting(
self::ID . '_options',
self::ID . '_idle_message',
'wp_kses_post'
);
}
/**
* Admin options
* Render idle time option field
*
*/
public function render_idle_time_option() {
echo '<input type="text" name="' . self::ID . '_idle_time" class="small-text" value="' . get_option(self::ID . '_idle_time') . '" />';
echo '<p class="description">How long (in seconds) should users be idle for before being logged out?</p>';
}
/**
* Admin options
* Render idle message option field
*
*/
public function render_idle_message_option() {
echo '<textarea name="' . self::ID . '_idle_message" class="regular-text" rows="5" cols="50">' . get_option(self::ID . '_idle_message') . ' </textarea>';
echo '<p class="description">Overrides the default message shown to idle users when redirected to the login screen.</p>';
}
}
$WP_Idle_Logout = new WP_Idle_Logout();​

Langkah-2: Jika Anda mengambil fungsi diatas keseluruhan secara akurat seharusnya dapat berfungsi dengan baik. Sekarang Anda melihat halaman pilihan baru di dashboard wordpress Anda, mereka memiliki dua field input satu untuk durasi siaga (default digunakan 3600 detik atau 1 jam) lain untuk notifikasi (default digunakan tex adalah “Anda telah keluar karena tidak aktif.”)

Dalam script diata ada sedikit penjelasannya pada baris const default_idle_time = 3600;.Nah ini untuk mengatur waktu yang ditetapkan agar berapa lama si user tersebut bertahan kalau tidak di utak atik atau dalam keadaan diam

Untuk script ini const default_idle_message = 'You have been logged out due to inactivity.';.Script tersebut untuk alertnya atau dari peringatan yang dibertahukan langsung, bebas mau di ganti menggunakan bahasa indonesia juga.

Jika Anda menggunakan fungsi meningkatkan keamanan situs wp Anda. Untuk lebih memahami fungsi penggunaan php komentar dalam fungsi.

Dengan mengubah waktu di lapangan input dapat meningkatkan atau menurunkan auto log out waktu idle di posisi kedua dan juga mengubah peringatan. Fungsi ini juga bisa menggunakan plugin wordpress. Semoga bermanfaat.

source: penjurumedia.co.id

 

Cara Mengatasi Memory Physical Merah di CPanel

Cara mengatasi memory physical full/merah di CPanel, sebelumnya saya juga pernah mengalami kejadian seperti ini, tapi saya mencoba dengan cara ini tetapi sebelumnya harus sudah di backup websitenya.

untuk langkah-langkah nya sebagai berikut :

  • Masuk ke cpanel anda dan sesudah itu lihat pada bagian kanan ada statistik, nah disana di beri info semua yang sedang bekerja dalam CPanel tersebut
Cara Mengatasi Memory Physical Merah di CPanel - statistik cpanel

Contoh salah satu statistik web yang di kelola oleh kami(penjuruhost)

  • Terus pilih menu Disk Usage
Cara Mengatasi Memory Physical Merah di CPanel - cpanel

Akun cpanel dari salah satu web yang di kelola kami(penjuruhost)

  • Lalu pilih Folder “tmp/” dan setelah itu hapus semua Folder atau Data yang ada
Cara Mengatasi Memory Physical Merah di CPanel - folder temp

folder temp di cpanel

  • Dan check kembali ke halaman home cpanel anda, lihat pada bagian Physical Memory Usage yang pastinya sih sudah normal kembali.

Sekian berbagi ilmu nya dan Terima Kasih